Minggu, 10 Juli 2022

Truth Chapter 7

 Chapter 7

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

Chapter 7 : Ketemu.


Setelah mendapatkankan izin dr isabel iapun pergi bermain sendiri di taman bermain. Berjalan jalan dikebun binatang dan lainnya. Lalu saat di kebun binatang ia merasa haus dan membeli minuman d toko yang tersedia. 

Zhoid : Hai kakek bisa minta jus nanas lagi. 

Penjual : owh tentu saja. Mana pengasuh mu itu. Tidak bersamamu. Atau kau di curangi lagi untuk membelikan minuman. 

Zhoid : tidak ku datang sendiri. 

Penjual : Berhati-hatilah nak. D luaran sana banyak penculikan dan pencurian. Apalagi kau anak orang kaya. 

Zhoid : tidak apa apa kok. Kan ku bisa beladiri. 

Penjual : tidak seperti itu nak zhoid. Banyak orang yang jauh lbih kuat d luaran sana. Bahkan mungkin super yang menyalahkan gunakan kekuatannya. 

Zhoid : owh. Tp kek kalau kkuatan super itu d pakai dgn bijak tak masalahkan menggunakannya. 

Penjual : Itupun kau harus mendaftarkan nya. Sm seperti senjata api. Mobil dan sebagainya. Agar tidak d salah gunakan. 

Penjual : pergi kau dari sana. Sambil melemparkan apel. 

Zhoid : eh kenapa. Mungkin dia hanya mau beli minuman saja. 

Penjual : pergi sana pencuri dia itu pencuri nak zhoid ati ati dgn gadis itu. 

Lalu gadis itu pergi meninggalkan mereka

Penjual : ini minumannya. 

Zhoid : iya Iyah. Sambil merogoh saku celananya, ih mana nya. 

Penjual : ada apa. 

Zhoid : dompetku lupa menaruh dompet ku di mana. 

Keduanya menoleh ke gadis itu. 

Terlihat anak perempuan itu melihat isi dompetnya. 

Penjual zhoid : pencuri

Zhoid : dia mengambil dompet ku. 

Lalu aksi kejar2ran terjadi. Dgn di bantu oleh bbrp pengunjung dia pun mengejar anak perempuan itu. Meski d kjar bbrp orang skaligua gadis itu tak terjejar. Sampai zhoid dan bbrp pengunjung kelelahan. 

Ia bertemu gadis lain. 

Lyla : knp kau medesah sperti itu? 

Zhoid : hah hah ihih hek ah. Siapa yang mendesah aku ngos-ngosan tau. 

Lyla : kau haus ini. Minuman mu tadi ketingalan jd ku bawa, niatnya mau ku minum sendiri tp ktmu orang yg punya. 

Zhoid : itu tak penting yg penting ada seorang anak berambut pink. Bermata unggu dan berpakaian pink mengambil dompetku. 

Lyla : eh knalan dulu yuk. Namaku lyla von untuk nama belakang rahasia ya maaf. Umurku 7 tahun saat ini. Panggil aja lyla kalau kau. Aku sudah tau kau zhoid kan anaknya zhed itu. Ya ampun sungguh kbetulan sekali. Ayo sambil cerita ayo ku bantu temukan pencurinya. 

Zhoid pun pergi mengikuti lyla. 

Zhoid knp kita pergi ke tempat ini inikan pembuangan trailer bekas? 

Lyla : ayo masuk. 

Zhoid : woah bagus. Ini keren penuh buku dan mainan liat ada benda2 bagus itu. Itu punya mu? 

Lyla : ah bukan ini milik kyra'ara. 

Zhoid : kira ara. Kirara. Siapa namanya. 

Lyla : panggil saja ara cantik. 

Zhoid : ara y. Siapa dia

Lyla : menceritakan panjang lebar apapun yg dia ketahui tentang kyra'ara 

Stlah mendengarkan kisah itu diapun kasihan dan mirip dgn cerita itu namun dari luar trailer ada suara " Banyak skali uangnya klo rekeningnya sih aku tidak tau tp dgn uang ini mungkin ku bisa sewa rumah atau yg lainnya. 

Lyla : eh eh eh dia datang. Berdiri di sana aku akan membuat mu menghilang. 

Zhoid : baiklah. 

Lyla : oraculum visioneta.

Kyra'ara : pemilik istana buka ingin buka pintu. Waaaaaaaa knp kau ini ada . Masalah apa, kau denganku. 

Lyla : hanya ingin bertemu sahabatku saja. 

Kyra'ara : liat ku dapat uang banyak. 

Lyla : tak heran hasil curian. 

Kyra'ara : bukan mencuri hanya meminjam tapi tidak di kembalikan. 

Lyla : kembalikan!! Sekarang knp kau terus mencuri nya. Padahal tabungan mu sudah banyak. 

Kyra'ara : cuma 1 peti. Dan itu kurang untuk seumur hidup iya klo umurku pendek jika ku berumur panjang gmna. Hidup tidak ada yang tau kcuali Tuhan. Ya ampun maafkan aku Tuhan ku tak punya cara lain. 

Lyla : jangan menyebut nyebut Tuhan jika kau terus mengulangi dosa yg sama. Masi kecil pendosa dasar. 

Kyra'ara : sambil menangis. Knp kau katakan itu kau tau sendiri kehidupanku kaya gini. Kau bilang kau. Tau apa yang ku rasakan sedari kecil di jual orang tua. Lalu d perkerjaan sbg lonte untuk om pedo. Lalu d malam pertama membunuh pelangan. Kabur d tengah hujan lebat kedinginan tidak ada yg peduli. Hingga ku temukan tempat jelek ini dan dgn sebisa mungkin merubahnya menjadi layak huni. Knp kau masi tega mengatakan ku pendosa " dgn nada lantang "

Lyla : dgn senyum gigi. Ia menjawab memang benar itu yang terjadi. Kau memang pendosa knp kau mencuri dompet itu. Bukannya itu dosa. 

Lyla : aku terpaksa

Zhoid : jika kau butuh kau bisa memilikinya. Tp kembalikan ATM ku klo hilang ku bisa d marahi papa. 

Dari arah pas di depan kyra'ara ia muncul krn mantra dari lyla d batalkan. 

Kyra'ara : sungguh. Ini ku kembalikan. Maaf ya telah meminjam tanpa izin. 

Zhoid : ini ambil saja uangnya. Ku tau semua dari lyla. Lain kali jika kau butuh uang minta ke aku saja. Ku punya banyak uang. 

Kyra'ara : gak apa kok ku bisa cari uang sendiri. 

Lyla : tapi jangan mencuri. 

Zhoid tidak apakan dia juga butuh. 

Kyra'ara : eh namamu siapa zhoid. 

Bahkan sblum melanjutkan perkataannya kyra'ara dan lyla langsung memotong pembicaraan. Semenjak hari itu mereka pun jadi akrab. Dan zhoid pulang tepat waktu k rumah tepat waktu. 

Isabel : bagai mana hari ini. 

Zhoid : bagus ku punya 2 teman baru. 

Zhoid menceritakan smua ke Isabel. 

Isabel : tak apa tuan bertemu dgn dia. Kalau anak berambut pink aku juga pernah kecurigaan. Tapi kalau kisahnya sperti itu ku juga akan lakukan hal yang sama. Yasudah sana mandi. Biar luna yang siapkan makan malam. 

Lalu tiba sampai waktu makan malam. 

Zhoid : papa... Papa... Papa

Zhed : jangan bicara sambil makan. 

Akhirnya zhoid mnunggu hingga selesai makan. 

Zhoid : papa. Tadi aku bermain di. Knp papa slalu sperti itu. 

Zhed pergi meninggalkan meja makan tanpa bicara sdikitpun. 

Margaret. Mungkin dia lelah jd tidak punya waktu untuk berbincang. 

Zhoid : mungkin " dgn muka sedih "

Ningsih : jangan d bawa hati ya. 

Isabel : ya sudah dia memang seperti itu. 

Livira : ayo kita bebersih. 

Para pembantu pun bebersih dan zhoid pun pergi k kamarnya. 

Bermain ponsel. Mengambar dan ketiduran. 

Hari itu berjalan seperti biasa. Ia mandi. Merapikan tempat tidur dan membantu para babu. Menganggu tukang kebun. Sampai ia merasa bosan. Dan ingin bermain. 

Zhoid : bibi livira ku mau main dulu ya bilang pada Isabel ku pergi main ku kmarin. 

Livira : jangan jauh jauh hati hati. 

Zhoid : Iya tentu saja

Zhoid pergi ke kebun binatang lagi dan berharap bertemu 2 temannya lagi. Namun saat ia sampai d stasiun ia melihat seorang anak berdiri di ujung peron saat kereta mau leuat anak itu tiba tiba melompat ke tengah rel. Lalu dengan panik ia tanpa sengaja memperlambat waktu dan menarik anak itu. Lalu dalam 5 detik waktu kembali normal. 

Zhoid : kau tak apa apa. Sambil mengulurkan tangan nya. 

Hiro : kenapa? Knapa kau ini. Kenapa!!! 

Zhoid : aku hanya. Mencoba aku hanya mencoba menyelamatkanmu dari kereta. 

Hiro : menyelamatkan apa kau justru membuat ku semakin menderita. 

Orang orang pun melihat mereka berdua. 

Ahmed. Ricard. Edibel. Alex. Dan kaila ( dalam mode laika) : brani braninya kau membuat nya menangis bos kami. 

Richard : apa kau mau kami hajar. 

Edibel : stidaknya 1 dari bbrp pukulan ku harus mengenai mu bocah. 

Ricard : beri dia pelajaran

Kaila ( laika) : buat anak itu menangis

Ahmed : mungkin dia harus di tanyain dulu. 

Hiro : untuk apa hajar dia. 

Next chapter 8 lalat


By : Dhymonologistsh

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda