Minggu, 10 Juli 2022

Truth Chapter 2

 Chapter 2

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

Chapter 2 : Di mana. 


Setelah jutaan tahun setelah kematian adam dan hawa serta anak anaknya. Cain. Abel. Labuda dan iklima serta cucunya. Dunia sudah berkembang pesat. Melalui berbagai zaman. Dari zaman Batu. Kayu. Besi hingga era teknologi. Sdangkan kehidupan d surga sm skali tak berubah sejak kematian adam dan hawa. Malaikat memiliki tugas baru untuk membimbing keturunan adam menuju keberhasilan. Namun meskipun eksistensi tinggi mereka tetap tidak bisa menjalankan tugasnya nya dgn baik. Kesalahan besar malaikat menimpa azzazel helal bin sahr anak tertinggi Tuhan. Krn tugasnya untuk membimbing manusia hingga dirinya sendiri terpengaruh oleh keburukan manusia. Azzazel pun tak luput dari kesalahan. Azzazel krn seringnya mengemban tugas bersama jibril hingga akhirnya rasa hormat antar sesama. Malaikat berubah menjadi cinta. Mereka berdua jatuh cinta kabar terdengar k sluruh surga namun divine god sendiri tidak mengapa akan hal itu krn. the divine god sendiri juga mengajari ciptaaanya untuk mengenal cinta. Namun jibril dan azzazel melampaui batas. Sampai suatu waktu. Mereka kabur dari tugasnya. Dan bercocok tanam kesucian mereka hilang. D tangkap basah oleh rafaella mengadukannya ke The Divine god. Mereka d cari hingga ujung surga dan d adili... 

- The divine god : apa pembelaanmu. Wahai jibril

- Jibril : maafkan aku ayah aku hanya mencintai Azzazel dgn seluruh wujud ku. Bukannya tak apa. 

- Azzazel : Jibril tidak salah. Salahkanlah aku. Krn aku yang menebar benih ku pd nya. 

- Jibril : sayang 💕

- Azzazel : tak apa jibril. Biarkan aku yg menanggung smua. Biarkan  aku yg d hukum ayah.... 

- The Divine god : anak2 ku. Baiklah ku tak akan menghukum kalian. Tp aku akan mengambil anak kalian. Dia bukan ciptaan ku . 

Dengan marah Azzazel menolak kputusan ayahnya. Lalu berdiri depan hadapan jibril dan seluruh kaum surga. 

- Azzazel : tak apa ayah menghukum ku tp jangan anak ku. Ku tak rela jika dia knp knp. 

- Jibril : hukum lah kami tp jangan yang ada dlm isi perutku ( Jibril uda mengandung 700 tahun y. Klo manusia 7 bulan. ) 

- The divine god : tak bisa. Hanya ciptaan ku yg layak berada d sini ( alam surgawi ). 

Mendengar ucapan Tuhan Azzazel menjadi tidak karuan. 

- Azzazel : bukan saja aku dan Jibril sebagian ciptaanmu mu pun stuju jika anakku berada d sini. 

Dalam persidangan ilahi 3.4  malaikat membela Jibril dan azzazel 3.3 d pihak netral termasuk 2 malaikat agung zhapkiel dan uriel dan 3.3 lainnya tidak berani melawan Tuhan. Malaikat agung Azzazel . Dan Jibril terus menerus membela anaknya hingga banding 7 x. Dalam persidangan k7. Jibril dgn amat berat hari menerima kputusan ayahnya namun Azzazel malah benar2 tidak dpt menahan emosi nya dgn penuh emosi dan air mata ia meminta ampun dan permohonan untuk kehidupan anaknya. 

Keputusan ilahi telah keluar. ( Azzazel dan Jibril tidak akan menjalani hukuman. Namun isi kandungan Jibril akan d buang k kenyataan ) dgn berat hati ia pasrah The Divine god menarik cahaya dr perut Jibril ( hasil kentunya masi bentuk cahaya gelap dan terang   ). Tiba tiba suhu surga meningkat drastis dan azzazel menyerang The divine god. Namun hanya dgn telunjuknya Azzazel terpental dgn luka serius d tubuhnya. 

- The divine god : apa yg kau lakukan nak. 

- Azzazel : beraninya kau memangilku nak. Sedangkan kau sendiri tidak  pantas melakukannya. 

- Azzazel : kembalikan anakku ( Zhoid  ) padaku juga istriku Jibril jika kau tak ingin lengser dari tahtamu Divine god. 

50% dari 100% malaikat yg berada d surga dgn 6 malaikat kasta tinggi. Mereka bersenjata lengkap untuk melawan The Divine God. Lalu tiba tiba idaman besar menghancurkan gedung persidangan triliunan malaikat terluka. Dan Azzazel menunjukan wujud lainnya. Entitas berbadan besar melebihi malaikat lain sayap merah gelap. Bertanduk. Bertangan 4 berekor dan bertaring. 

- Jibril : hentikan sayang. 

- Azzazel : bukannya ini seperti kudeta adam pada masalalu. Namun dgn keberhasilan penuh. 

- The divine god : owh ( paham dgn maksud Azzazel  ) 

The divine god memanggil Jibril dan menyerahkan anak nya. 

- The divine god : apa demi dia dan anakmu kau sampai begini. Kita bisa bicarakan dgn baik2 sambil minum kopi kan. 

- Azzazel : mahkluk sebodoh dirimu mana bisa mengerti. 7x persidangan panjang lebar ku memohon padamu tp kau tetap menolak ku. Apa dengan begini kau bisa paham. Tuhan taik!!! 

Azzazel : seraaaaang!!! 

Dengan komando Azzazel malaikat malaikat d sisinya berubah bentuk dan mulai menyerang. Jibril dan 5 malaikat agung lain tidak tau mau berbuat apa lagi. Jibril sudah stress. Baru 1 lompatan dgn 1 ayunan jari The Divine god. Menghukum mereka semua dan terseret menuju bawah surga dan d pagari oleh dinding tak terlihat. Azzazel d hukum dgn rantai yg mengikat lehernya yang membatasi geraknya hanya 1 meter. Jibril d hukum dari pemberhentian tugasnya sbg malaikat agung namun tidak dgn gelarnya. Dgn ayunan jarinya kerusakan yg terjadi kembali seperti sedia kala. Dgn perintah The divine god " Bubar " Seluruh malaikat kembali namun Jibril hanya bisa terdiam lemas meratapi ap yg sedang terjadi dgn d tenangkan. Mikael. Uriel. Rafael. Zhapkiel. Dan suriel.  The divine god menghampiri Jibril. 

- The divine god. Ini aku tidak menyuruhmu membunuhnya ( memberikan bentuk orokannya Zhoid  ) dia sebenarnya bayi yg cantik namun ada sdikit kegelapan dalam dirinya. Buang dia kekenyataan manapun yg kau suka anakku Jibril lalu kembalilah kepada surga dan jalani hukumanmu. 

Jibril melihat anaknya dan meminta maaf padanya maafkan ibumu telah menjadi ibu yg buruk. Jibril mengeluarkan sayapnya dan pergi ke alam kenyataan ( dunia  ) 

Next part 3. Kenapa


By : Dhymonologistsh

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda